Uncategorized

Kepiting Kenari – Balikpapan

Posted on June 24, 2008. Filed under: Uncategorized |


udah lama nih ke balikpapan ……
kepiting kenari ….mantaap

===========================
Kepiting Kenari Nan Lezat dari Kota Minyak

EGIDIUS PATNISTIK/KOMPAS.COM

Kepiting Kenari saus lada hitam.

Senin, 28 April 2008 | 13:05 WIB

Belum lengkap rasanya ke Balikpapan, kota minyak di Kalimantan Timur, kalau belum mencicipi kepiting di Restoran Kepiting Kenari di Jalan Iswahyudi, tidak jauh dari Bandar Udara Internasional Sepinggan.

Restoran tersebut, bagi penyuka makanan laut, sangat kondang. Pejabat tinggi negara dari Jakarta yang ke Balikpapan atau yang ke Kalimantan Timur biasanya mampir di tempat itu. Restoran tersebut juga menjadi salah satu pilihan favorit perusahan minyak, batu bara, atau yang bergerak di bidang perkayuan di Balikpapan kalau menjamu tamu.

Datanglah pas jam makan siang. Jika datang terlalu sore boleh jadi kepiting sudah habis dan restoran sudah tutup. Biar aman, lakukanlah reservasi untuk pukul 11.00 hingga 14.00.

Selepas waktu itu, revervasi Anda mungkin akan ditolak. Itulah yang kami, saya dan rombongan dari Tanoto Foundation, alami. Kami baru saja memantau program pelatihan guru di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), sebelah barat Teluk Balikpapan, Rabu pekan lalu. Dian Lestari dari Tanoto Foundation beberapa kali mencoba melakukan reservasi via telepon untuk pukul 15.00-16.00.

Pihak restoran tidak bersedia menerima reservasi itu. Pengelola punya kebiasaan menutup restoran begitu persediaan kepiting habis, dan itu bisa terjadi pada pukul 14.00 atau sebelum pukul 15.00. Jam operasional restoran tersebut sesungguhnya dari pukul 11.00 sampai pukul 22.00.

Pihak pengelola tampaknya tidak mau ambil risiko untuk sebuah reservasi tanpa uang muka yang kemudian batal. Rencana makan kepiting yang sudah dijadwalkan beberapa hari sebelumnya itu pun terancam buyar.

Meski reservasi ditolak, kami berharap restoran itu masih buka saat kami sampai. Speedboat yang mengantar kami dari PPU ke Balikpapan melaju kencang. Belum genap pukul 15.00, kami sudah sampai di Balikpapan. Perjalanan dilanjutkan dengan mobil. Sempat terlontar rencana untuk mencari tempat makan lain.

Sopir yang mengantar kami mengusulkan, “Coba saja lihat dulu, siapa tahu restorannya masih buka.” Kami pun setuju. Restoran itu ternyata memang belum tutup saat kami tiba sekitar pukul 15.30. Aha… itu artinya stok kepiting masih ada!

Kepiting saus lada hitam merupakan primadona di sini. Selain itu ada kepiting rebus, kepiting goreng, tanco dan saus tiram. Ada juga aneka menu ikan.

Kami pesan kepiting saus lada hitam. Porsinya ternyata jumbo, cukup untuk tiga sampai empat orang. Kepiting yang disajikan dari jenis yang besar-besar. Kata Lisa, salah seorang anggota keluarga pemilik restoran tersebut, kepiting-kepiting itu berasal dari perairan Tarakan. Kepiting dikirim dalam kondisi hidup ke cabang restoran di Balikpapan, Samarinda, dan Surabaya. Daging kepitingnya terasa lembut, gurih, dan sedikit manis. Aroma ladanya sangat terasa sehingga terasa panas di lidah.

Harga per porsi kepiting berbeda berdasarkan jenis kelamin. Seporsi kepiting jantan rasa apa saja harganya Rp 105.000 dan seporsi kepiting betina Rp 125.000. Harga tersebut belum termasuk PPN. Mengapa harga kepiting jantan dan betina berbeda? “Karena kepiting betina ada telurnya,” kata seorang pelayan.

Anda bisa menjadikan masakan dari restoran itu sebagai oleh-oleh. Beberapa penumpang pesawat jurusan Jakarta yang terbang bersama kami sore itu membawa oleh-oleh masakan kepiting dari restoran tersebut. Kemasannya dari plastik dan kardus yang dibuat sangat rapi sehingga aroma masakan tidak menyebar keluar.

Hemm… kalau ke Balikpapan jangan lupa kepiting ya.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

KERATON

Posted on June 24, 2008. Filed under: Uncategorized |

Keramik Komposit Beton

 
Posted by Picasa
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Korban DIAN TAXI

Posted on June 23, 2008. Filed under: Uncategorized |

Sent: Monday, June 23, 2008 10:51 AM
Subject: Be careful, modus baru buat taxi tambah duit

Dear All,

Sekedar sharing pengalaman pribadi nich.

Kemarin, hari minggu 22 Juni 2008, saya naik DIAN TAXI. Sekali lagi DIAN TAXI ^_^, dari Apartemen Mediterania tanjung duren menuju ke plasa senayan. Yah, karena kita doyannya yang murah, kita langsung stop taxi yang bertuliskan tarif lama, which is dian taxi. Pas masuk seh, lokasi di dalamnya ga enak banget. ac nya seh nyala, tapi ga berasa dingin sama sekali, bahkan ada bunyi mesin berputar, berisik banget yang kemudian dikonfirmasi oleh sopir taxinya sebagai putaran ac. Kacanya mantaph bo!!! bisa membuat panas matahari di luar jadi 2x lipat begitu masuk ke taxi. Tapi, sekali lagi karena emang tarif lama, kita ga banyak komentar.

Nah, begitu sampai di depan TVRI, tuch sopir mulai ngajak ngomong. Nanya ini itu sok akrab. yah, kita pikir mungkin dia mau memecah kesunyian. Kita jawab aja sekenanya.

Puncaknya, sampai suatu ketika, tuch taxi mulai bilang gini: “bu, tahu ga kalau tarif taxi dah mulai naik?” Kita bilang aja ga tahu pak. Dia lalu langsung ngeluarin kertas yang isinya sk dari pemerintah bahwa harga taxi naik dari yang 4000 jadi 5000, yang 5000 jadi 6000, lengkap dengan list harganya dari 4000 ampe 100rb di argo kalau diconvert jadi berapa yang harus kita bayar. jadi, harga di argo diasumsikan adalah tarif lama sedangkan yang harus kita bayar nanti bertambah dari yang di argo. Kita dah mulai bt tuch. Maksudnya, kalau emang kaya getu, yah bilang dari awal dunk. Ini dah 3/4 jalan baru ngomong.

Pas kita tanya kok baru bilang sekarang, dia bilang :”kirain dah tahu, khan di tv juga udah dikasih tahu.” Kalau asumsi dia getu, kenapa masih bawa tuch sk. Karena masih ga mau ngalah, kita bilang kemarin kit anaik taxi tarif lama, ga kaya gini. masih ikut harga argo kok. Dia bilang itu perusahaan taxinya ngaco. harusnya ngikut keputusan pemerintah.

Sangking btnya, kita mutusin turun di tengah jalan aja . Argo yang tertera adalah Rp.17.400, sedangkan yang harus kita bayar adalah Rp.25000 .

So, buat temen – temen, hati – hati yach. kayanya sekarang taxi mulai ngejebak dengan cara gini. kalau mereka bilang di awal seh, kita bisa antisipasi, tapi kalau bilangnya dah di tengah jalan?
Dapat info juga dari temen, kalau naik taxi tuch sekarang harus diperhatikan baik – baik. Kalau tarif lama, berarti di argo mulai dari 4000, kalau tarif bawah, berarti argonya mulai dari 5000.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Subway Lebak Bulus – Kota

Posted on June 23, 2008. Filed under: Uncategorized |

 
Posted by Picasa
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

cermin

Posted on June 23, 2008. Filed under: Uncategorized |

 
Posted by Picasa
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Baby on Board

Posted on June 23, 2008. Filed under: Uncategorized |

 
Posted by Picasa
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Bebas Fiskal Berkat NPWP

Posted on June 23, 2008. Filed under: Uncategorized |

Bebas Fiskal Berkat NPWP
Irna Gustia – detikFinance

Kartu NPWP (dok)

Jakarta – Pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) boleh tersenyum karena pemerintah akan memberi bonus bagi wajib pajak itu dengan fasilitas bebas biaya fiskal ke luar negeri mulai tahun 2009.

Pembayaran fiskal ke luar negeri yang besarnya Rp 1 juta, untuk tahun depan tidak lagi membebani pemilik NPWP. Asyiknya lagi, anggota keluarga seperti istri dan anak yang masih di bawah usia 21 tahun ikut bebas fiskal jika kepala keluarga punya NPWP.

“Ini salah satu kesepakatan yang sedang dibahas Panitia Khusus RUU Pajak Penghasilan (PPh) karena pembayaran fiskal di dunia internasional itu tidak lazim, yang menerapkan hanya Indonesia dan satu negara miskin lagi,” kata Ketua Panitia Khusus RUU PPh Melchias Markus Mekeng ketika dihubungi detikFinance, Senin (23/6/2008).

Melchias menjelaskan semula memang pemerintah akan menerapkan pembebasan fiskal 2010 tapi dipercepat bagi yang memiliki NPWP pada 2009.

Setelah pembebasan fiskal untuk NPWP tahun 2009, selanjutnya ditjen pajak masih akan mengenakan fiskal secara terbatas di 2010 dan baru benar-benar bebas untuk semua kalangan 2011.

Pengenaan fiskal yang tak lazim ini menurut Melchias karena dulunya pemerintah khawatir banyak devisa yang keluar dengan banyaknya warga yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

“Kita harapkan RUU PPh ini rampung paling telat awal Agustus,” ujar Melchias.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Financial Procedure – Submarine

Posted on June 23, 2008. Filed under: Uncategorized |


Financial Procedure
Saturday, March 8th, 2008

Financial Procedure is one of important requirement by a submarine cable consortium after the consortium formally formed . The task to draft and develop financial proceure is normally fall under responsibility of Finance & Admin Sub Committee (F&ASC) and Central Billing Party (CBP) based on terms of reference in Construction & Maintenance Agreement (C&MA). The financial procedure is required because the consortium members are came from different countries and region with different accounting standards, reporting standard, different taxation regime and other statutories requirements. During the F&ASC meeting, the consortium member will discuss about the procedure to ensure it is inline with their interest and requirements. It is difficult to fulfill and incorporate each and every one of consortium member interest in the procedure as the procedure need to be general and applicable by all the countries.

The main sources of reference in development of financial procedure are as follows
Construction & Maintenace Agreement (C&MA) singed by all consosrtium members
Supply Contract with turnkey contractor for provision of construction the submarine cable
Taxation regime of each contries
Company financial procedure and policies

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Totalitas cinta Disney

Posted on June 23, 2008. Filed under: Uncategorized |

Totalitas cinta Disney
oleh : Ary Ginanjar Agustian
Pendiri dan Pemimpin ESQ Leadership Center
http://web.bisnis.com/kolom/2id1248.html

Apa pekerjaan yang Anda pilih seandainya bisa bekerja
di Disneyland? Bayangkan apa saja. Mungkin Anda
nakhoda Jungle Cruise, memunguti sampah, menjelajahi
Rivers of America. Atau Anda menjadi salah satu
“sahabat” Mickey Mouse, atau bahkan Presiden
Disneyland Resort. Akan tetapi, apa pun kedudukan
Anda, pada hari pertama bekerja Anda harus mengikuti
orientasi kelas yang dikenal dengan “Disney
Traditions”. Di sini Anda akan mempelajari misi
perusahaan, dan tugas nomor satu Anda dinyatakan dalam
tiga kata: We Create Happiness (Kami menciptakan
kebahagiaan).

Dampak dari mission statement ini sungguh luar biasa.
Siapa yang tak senang bekerja di sebuah perusahaan
yang produknya adalah “menciptakan kebahagiaan”?
Namun, bukan di situ intinya. Ketika nilai itu meresap
ke dalam hati pegawai, yang muncul adalah pelayanan
penuh tanggung jawab kepada setiap pelanggan.

Sebuah kisah nyata terjadi pada seorang pegawai
berusia 18 tahun, yang tugasnya adalah menjual
popcorn. Sepanjang hari, pekerjaannya adalah
mem-bikin, membungkus dan menjual popcorn. Suatu hari
dari dalam kereta popcorn-nya, di sela-sela melayani
pengunjung, tatapan matanya menumbuk ke dua perempuan
tua yang bergantian memotret di depan kastil.

Si penjual popcorn mendekati mereka dan menanyakan
apakah mereka ingin dibantu untuk berfoto bersama.
Tawaran itu disambut dengan senang hati. Setelah dua
perempuan itu mengucapkan terima kasih, si penjual pun
kembali asyik dengan pekerjaannya.

Tiga bulan kemudian, salah satu dari dua perempuan itu
menulis surat ke manajemen Disneyland. Isinya:
Beberapa bulan lalu, saya bersama saudara saya pergi
ke Disneyland. Saat di sana seorang penjual popcorn,
entah siapa namanya, membantu kami berfoto bersama di
depan kastil. Silakan lihat cetakan foto terlampir.

Apa yang tak diketahui penjual popcorn itu adalah
bahwa saya dan saudara saya saat itu sudah 20 tahun
tidak saling bicara. Ketika saya tahu dia menjalani
perawatan karena kanker, kami janjian datang ke tempat
rekreasi Anda dan menghabiskan waktu bersama.

Foto yang Anda lihat itu adalah satu-satunya foto kami
yang dibuat dalam waktu sekitar 20 tahun. Saya sungguh
berterima kasih kepada penjual popcorn yang memfoto
kami. Saya sangat berutang budi atas kenangan terakhir
ini.

Tak diketahui pasti apakah penjual popcorn itu
mendapat penghargaan atau imbalan tertentu atas
perbuatannya. Akan tetapi, saya yakin penjual popcorn
itu merasakan suatu kebahagiaan sejati yang bukan
disebabkan oleh pemberian yang dia terima tapi oleh
perbuatan mulianya membantu orang lain, perbuatan
menciptakan kebahagiaan. Inilah perbuatan yang
didorong oleh komitmen spiritual, bukan emosional,
apalagi material.

Disneyland adalah satu bagian dari imperium raksasa
bisnis hiburan dunia, The Disney Company, yang
dibangun Walt Elias Disney sejak 1920-an, dari sebuah
studio kartun nan sederhana. Disney sendiri, yang
lahir pada 5 Desember 1901, dikenal sebagai produser
film, sutradara, penulis skrip, aktor suara, animator
yang 59 kali menjadi nominator Academy Awards dan
meraih 26 Piala Oscar.

Dia juga perancang taman hiburan (theme parks) yang
mumpuni. Tentu saja, di luar bakat multinya sebagai
seniman, Disney juga memiliki ketajaman indera bisnis
yang luar biasa. Kini, pendapatan tahunan grup Disney
Company sekitar US$35 miliar.

Angka itu memang tidak pernah diketahui Disney, yang
wafat pada 15 Desember 1966, kurang dari setahun
sebelum upacara pembukaan Walt Disney World Resort
yang mengharukan pada Oktober 1967. Adik Disney, Roy
Disney, berpidato. Setelah itu dia meminta istri
Disney, Lillian, maju ke pentas ditemani Mickey Mouse,
diiringi orkestra yang memainkan lagu When You Wish
Upon a Star. Roy mengajukan pertanyaan, “Lilly, engkau
tahu semua ide dan harapan Walt, di samping ide dan
harapan orang lain; apa kata Walt seandainya melihat
Walt Disney World?” Lillian menjawab, “Saya kira Walt
sudah melihatnya.”

Jawaban itu menyiratkan bahwa Disney tidak semata-mata
terlibat secara mendalam pada produk yang dihadirkan
Disney Company. Namun, produk, juga tradisi korporat
Disney Company sesungguhnya bersumber dari filosofi,
nilai-nilai, dan komitmen total Disney serta visinya
yang jauh ke depan.

Bukan rahasia lagi bahwa film-film Disney atau theme
park yang dirancangnya di mana pun seperti tak punya
plafon dana demi menghadirkan sesuatu yang terbaik.
Begitu besarnya modal yang dia pertaruhkan, hingga
para bankir dan kompetitor menyebut dia gila. Walt
Disney pernah menggarap ulang secara utuh satu film
animasi kartun hitam putih karena teknologi warna
muncul. Perusahaannya bisa dibilang nyaris bangkrut
demi membiayai proyek itu. Film berjudul Flowers &
Trees itu pun meraih Oscar.

Ketika suara hati visioner-nya bicara, dan melampaui
jangkauan pikiran kebanyakan orang, Disney memang
harus mengerahkan tenaga atau modal yang menurut
ukuran orang kebanyakan terlalu besar. Namun akhirnya,
visi yang kuat itu memberi hasil yang lebih pula.
Salah satu kutipan terkenal dari Disney adalah,
“Apabila Anda bisa mengimpikan sesuatu, Anda pasti
bisa meraihnya.”

Tradisi lain Disneyland yang juga merupakan wujud dari
suara hati atau kecerdasan spiritual Disney adalah
Disneyland never sleeps. Begitu Disneyland tutup,
pekerjaan pemeliharaan dimulai. Pada permulaan setiap
hari, Disneyland tampak seperti ketika hari pembukaan
pada 17 Juli 1955. Ini tidak hanya memberi pengunjung
pengalaman lebih baik, tapi juga menciptakan atmosfer
lebih baik bagi para pegawai. Pada malam hari, semua
tampak seperti baru. Untuk ini bukan satu atau dua
orang yang dipekerjakan, tetapi ratusan.

Tradisi ini bersumber dari kata-kata Walt Disney bahwa
“Disneyland adalah sebuah pekerjaan cinta. Kami tidak
masuk ke Disneyland hanya dengan ide menghasilkan
uang… bahkan menjaga kebersihan Taman butuh biaya
besar. Ada yang menyarankan, ‘Walt, jika kita
memangkas pemeliharaan, kita bisa menghemat banyak
uang.’ Tapi, saya tidak percaya dengan itu -ini
seperti pertunjukan lain di jalanan. Harus tetap
dijaga kesegaran dan kebersihannya.”

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

OJek Vespa Piaggio Spy 125 dan GT 200

Posted on June 23, 2008. Filed under: Uncategorized |


Percaya nggak percaya, di kota besar seperti Jakarta ojek jadi moda
transportrasi umum paling fleksibel. Paling cepat karena tanpa macet,
murah, dan penggunanya lengkap dari kalangan bawah sampai atas.

“Di kawasan bisnis Thamrin, Kuningan dan sekitarnya banyak pejabat
perusahaan selevel Manager ke atas yang wira wiri naik ojek. Biasanya
untuk trek jarak dekat, misalnya dari gedung satu ke gedung lainnya,”
buka Koko Sandoza, Presiden Director PT Ningrat Muda Mandiri.

Berlatar belakang fenomena ini lah, Limo bike diluncurkan. Tentunya
dengan konsep yang lebih eksklusif dengan paduan antara kecepan dan
style karena dibuat khusus untuk mengakomodir kebutuhan kaum high end.

Penasaran? Pada launching yang berlangsung siang tadi (14/6), di Sun
Motor, Jl Fatmawati, Jakarta Selatan diperlihatkan wujud sang limo
bike.

“Demi kenyamanan kita menggunakan Piaggio Spy 125 dan GT 200, lalu
penumpang juga diberikan helm berkualitas tinggi serta perlengkapan
berkendara lain seperti jacket, penutup kepala, penutup celana,”
terang Dwi Cesario, Operations Director PT Ningrat Muda Mandiri.

Selain itu perlengkapan seperti boks bagasi sebagai tempat laptop dan
barang berharga lainya juga tersedia. “Pengendaranya juga kita
seleksi secara ketat untuk mengeliminir kecelakaan,” tambah Dwi

Seperti kita tahu, resiko berkendara dengan sepeda motor tetap
tinggi. Untuk itu asuransi menjadi kewajiban bagi armada dan para
penumpangnya. “Jadi konsumen tidak perlu was-was lagi,” janji Dwi.

Lalu kapan mulai beroperasi? “Di Bali kita start awal Juli ini,
sedang di Jakarta sekitar akhir Juli,” ungkap Dwi sambil menjelaskan
layanan Limo Bike ini.

“Kita punya tiga layanan, yang pertama single trip, daily rental, dan
wisata toring. Khusus untuk single trip kita akan buka hot line agar
konsumen bisa langsung menelepon bila membutuhkan jasa kami,” tutup
Dwi.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

« Previous Entries
  • Blog Stats

    • 26,533 hits

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...